Naive-Bayes vs nGram

Untuk postingan kali ini bukan tutorial sih, tp cuma mau memperlihatkan bagaimana jika dua metode action-prediction diadu dalam suatu game, yang saya buat masih game sangat sederhana sih, cm game RPS  yang juga saya buat di bahasan nGram kemaren. Dua metode tsb yaitu, sudah tentu nGram kemarin melawan Naive-Bayes. NGram nya sendiri pake window size = 4 dan panjang data nya 100. Sementara Naive-Bayes juga punya panjang data 100, untuk window size ga ada di Naive Bayes. Untuk Naive-Bayes kebetulan belum saya posting di blog ini, mungkin besok2x kalo sempat.

Sebenernya experimen ini pointless juga sih, lha wong kedua AI di game ini cuma bermain bertahan alias cuma memprediksi aksi lawan dan tidak ada inisiatif untuk menyerang apalagi melempar gambit or chain-gambit segala macem. Tp ya untuk sementara begini dulu deh.

Marvel-vs-Capcom-3-Fight-Club-Hands-On-Nintendo-3DS-Super-Street-Fighter-4-3D-Edition

ActionScript 3.0: N-Gram Prediction

Hmm, setelah beberapa bulan gak ada postingan baru, sebenernya ada sih, mau ngebahas ttg Fuzzy Logic, tapi setelah nulis beberapa paragraph, tiba2x males karena kyknya bakal lumayan panjang, jadi akhirnya gw simpen dulu aja.

Sebagai gantinya, kali ini saya nulis yang agak pendek aja, yaitu tentang aplikasi N-Gram pada game. Yap, sesuai judulnya, N-Gram ini kalau di dalam game biasanya digunakan untuk action prediction. Contohnya ya pada game2x fighting, di mana si AI akan memprediksi gerakan selanjutnya dari player. Bagaimana cara si AI memprediksi pergerakan lawan? Akan kita bahas…

predict